Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan

Image
“Masa depan bergantung pada apa yang kita lakukan hari ini.” — Mahatma Gandhi Dalam bahasa Aceh, pepatah yang sejalan berbunyi, “Han bek lagee ka kheun meutuwah, bek tapeusijeut sabee na udep.” Artinya, jangan hanya mengandalkan kemuliaan masa lalu, tetapi teruslah bekerja keras demi masa depan yang lebih baik. Aceh, provinsi di ujung barat Indonesia dengan kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa, memiliki potensi besar untuk berkembang lebih pesat. Dengan jumlah penduduk sekitar 5,3 juta jiwa dan luas wilayah sekitar 57.956 km², Aceh memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah dan posisi strategis. Sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan menjadi tulang punggung perekonomian, sementara sumber daya alam seperti minyak, gas bumi, dan hasil hutan menjadi aset berharga. Namun, tantangan seperti tingginya biaya hidup, kualitas pendidikan yang perlu ditingkatkan, dan layanan kesehatan yang belum merata masih menghantui. Di sisi lain, New Delhi, ibu kota India, menawarkan contoh...

Wali Kota Langsa Siap Terima Pengaduan Masyarakat Melalui WhatsApp


Langsa – Guna memberikan pelayanan terbaik dan menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan di Kota langsa, Walikota Langsa Usman Abdullah SE, siap menerima pengaduan dari masyarakat melalui media sosial dengan nomor: 0823-6580-8182 WhatsApp (WA). Hal itu disampaikan Kabag, Humas dan Protokol Setda Kota Langsa, M. Husin, S. Sos, MM pada Senin (29/7/2019). M Husin mengatakan, laporan yang dikirim masyarakat nantinya tidak boleh bersifat Hoaks (bohong), karena jika laporan itu hoaks pihaknya tidak akan melayaninya.

Selain dilaporkan ke Wali Kota, laporan tersebut juga akan diteruskan ke group SKPK atau ke lembaga yang bersangkutan, untuk ditindak lanjuti.

Selanjutnya instansi terkait setelah menerima dan memberikan jawaban dari laporan pengaduan masyarakat, kiranya dapat memberitahukan ke nomor tersebut agar operator mengetahuinya.


Kemudian Kabag Humas menambahkan, setiap Kepala Daerah mempunyai waktu yang terbatas, karena berbagai kesibukan tugas publik dan pemerintahan yang wajib dilaksanakan.

Oleh sebab itu Wali Kota Langsa, menyerap berbagai keluhan masyarakat melalui medsos kemudian memerintahkan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait untuk menindaklanjuti sesuai isi pengaduan dari masyarakat.

Comments

Popular posts from this blog

Bersiaplah Para Wajib Pajak, Tahun Depan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Akan Memasuki Era Otomatisasi

QRIS Jadi Andalan Digitalisasi Indonesia, Tapi Mengapa Dipermasalahkan Amerika?

Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan