Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan

Image
“Masa depan bergantung pada apa yang kita lakukan hari ini.” — Mahatma Gandhi Dalam bahasa Aceh, pepatah yang sejalan berbunyi, “Han bek lagee ka kheun meutuwah, bek tapeusijeut sabee na udep.” Artinya, jangan hanya mengandalkan kemuliaan masa lalu, tetapi teruslah bekerja keras demi masa depan yang lebih baik. Aceh, provinsi di ujung barat Indonesia dengan kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa, memiliki potensi besar untuk berkembang lebih pesat. Dengan jumlah penduduk sekitar 5,3 juta jiwa dan luas wilayah sekitar 57.956 km², Aceh memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah dan posisi strategis. Sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan menjadi tulang punggung perekonomian, sementara sumber daya alam seperti minyak, gas bumi, dan hasil hutan menjadi aset berharga. Namun, tantangan seperti tingginya biaya hidup, kualitas pendidikan yang perlu ditingkatkan, dan layanan kesehatan yang belum merata masih menghantui. Di sisi lain, New Delhi, ibu kota India, menawarkan contoh...

Tragis, Dua Pelajar Langsa Jadi Korban Begal, Sepmor Dibawa Kabur Pelaku


Langsa, 23 Juli 2019 – Dua pelajar Kota Langsa menjadi korban begal, satu unit sepeda motor (Sepmor) Honda Beat BL 3816 FAC turut dibawa kabur pelaku.

Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc melalui Kapolsek Langsa Barat Iptu Jamaluddin Nasution, Selasa (23/7) menuturkan, peristiwa itu terjadi pada, Senin (22/7) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Lilawangsa tepatnya di samping Sekolah SMP Negeri 2 Langsa, Gampong Paya Bujuk Tunong Kecamatan, Langsa Baro Kota Langsa.

Dijelaskannya, saat itu korban M Dafa Fadian (14) dan temannya Muhammad Nur Hafis (15) keduanya warga Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, berboncengan dengan menggunakan sepmor jenis Honda Beat dengan Nopol BL 3816 FAC.

Kemudian, saat melintas dilokasi kejadian tiba-tiba dua orang pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor Honda jenis Beat yang Nopolnya tidak diketahui, langsung memberhentikan korban dengan alasan sepmor milik pelaku diserempet oleh korban. “Setelah berhenti, lalu pelaku mengatakan kepada korban ayuk dek kita ke Polres,” ucap Kapolsek mengutip keterangan korban.

Lalu, korban bersama temannya dibawa oleh pelaku dengan cara berbonceng tiga menggunakan Sepmor milik korban menuju ke Rumah Sakit Cut Mutia PTPN-1 Kebun Baru. Setelah sampai di TKP pelaku menyuruh korban dan temannya untuk turun dari Sepmor seraya memukul Korban dan pelaku langsung membawa kabur Sepmor milik korban. “Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar RP 17.000.000 dan saat ini pihak kami sedang melakukan pengusutan lebih lanjut,” tutup Kapolsek.

Comments

Popular posts from this blog

Bersiaplah Para Wajib Pajak, Tahun Depan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Akan Memasuki Era Otomatisasi

QRIS Jadi Andalan Digitalisasi Indonesia, Tapi Mengapa Dipermasalahkan Amerika?

Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan