Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan

Image
“Masa depan bergantung pada apa yang kita lakukan hari ini.” — Mahatma Gandhi Dalam bahasa Aceh, pepatah yang sejalan berbunyi, “Han bek lagee ka kheun meutuwah, bek tapeusijeut sabee na udep.” Artinya, jangan hanya mengandalkan kemuliaan masa lalu, tetapi teruslah bekerja keras demi masa depan yang lebih baik. Aceh, provinsi di ujung barat Indonesia dengan kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa, memiliki potensi besar untuk berkembang lebih pesat. Dengan jumlah penduduk sekitar 5,3 juta jiwa dan luas wilayah sekitar 57.956 km², Aceh memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah dan posisi strategis. Sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan menjadi tulang punggung perekonomian, sementara sumber daya alam seperti minyak, gas bumi, dan hasil hutan menjadi aset berharga. Namun, tantangan seperti tingginya biaya hidup, kualitas pendidikan yang perlu ditingkatkan, dan layanan kesehatan yang belum merata masih menghantui. Di sisi lain, New Delhi, ibu kota India, menawarkan contoh...

Pekerja di Langsa Temukan Bayi yang Dibuang di Kebun Sawit


LANGSA, 05 Juli 2019 - Pekerja pemanen buah sawit di kebun milik PT Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Jumat (5/7/2019) pagi ini menemukan bayilaki-laki diperkirakan berumur 3 hari, yang diduga dibuang orang tuanya.

Informasi diperoleh Serambinews.com, dua pekerja pemanen sawit seperti biasa bekerja memanen buah kelapa sawit di Blok II Afdeling I areal kebun PT Timbang Langsa, di Gampong Timbang Langsa. Saat sedang memanen buah kelapa sawit sekitar pukul 08.00 WIB, tiba-tiba mereka mendengar suara bayi menangis.

Awalnya mereka tidak terlalu menghiraukan suara itu, karena mengira hanya suara kambing. Namun suara bayi semakin jelas, sehingga mereka memutuskan mencari asal-usul suara itu.Tak lama mereka menemukan sesesok bayilaki-laki terbungkus kain putih yang diletakkan di bawah pohon sawit. 

Kemudian pekerja ini langsung melaporkannya kepada pimpinannya, selanjutnya pihak perusahaan perkebunan ini melaporkan penemuan bayi kepada Polsek Langsa Barat. 
Petugas Polsek Langsa Barat Polres Langsapun langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan bayi tersebut, kemudian membawanya ke RSUD Langsa untuk penanganan medis. 

Saat ini, bayi lelaki ini sudah dalam perawatan pihak medis di ruang NICU RSUD Langsa.
Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK Msc, melalui Kapolsek Langsa Barat, Iptu Jamaludin Nasution, kepada Serambinews.com, mengatakan, bayi laki-laki ini diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya di areal kebun kelapa sawit PT Timbang Langsa.
"Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa yang membuang bayi ini," ujar Kapolsek Langsa Barat.(*) 

Sumber Serambinews

Comments

Popular posts from this blog

Bersiaplah Para Wajib Pajak, Tahun Depan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Akan Memasuki Era Otomatisasi

Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan

QRIS Jadi Andalan Digitalisasi Indonesia, Tapi Mengapa Dipermasalahkan Amerika?