Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan

Image
“Masa depan bergantung pada apa yang kita lakukan hari ini.” — Mahatma Gandhi Dalam bahasa Aceh, pepatah yang sejalan berbunyi, “Han bek lagee ka kheun meutuwah, bek tapeusijeut sabee na udep.” Artinya, jangan hanya mengandalkan kemuliaan masa lalu, tetapi teruslah bekerja keras demi masa depan yang lebih baik. Aceh, provinsi di ujung barat Indonesia dengan kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa, memiliki potensi besar untuk berkembang lebih pesat. Dengan jumlah penduduk sekitar 5,3 juta jiwa dan luas wilayah sekitar 57.956 km², Aceh memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah dan posisi strategis. Sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan menjadi tulang punggung perekonomian, sementara sumber daya alam seperti minyak, gas bumi, dan hasil hutan menjadi aset berharga. Namun, tantangan seperti tingginya biaya hidup, kualitas pendidikan yang perlu ditingkatkan, dan layanan kesehatan yang belum merata masih menghantui. Di sisi lain, New Delhi, ibu kota India, menawarkan contoh...

Kota Langsa Juara Pada Culinary Festival 2019 di Banda Aceh


Banda Aceh – Kota Langsa borong juara Festival Kuliner atau Culinary Festival di Taman Sulthanah Safiatuddin, yang diselenggarakan Pemerintah Aceh melalaui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) di Banda Aceh

Wakil Ketua PKK Kota Langsa Hj Nurhanifah Yatim Amk, Selasa (9/7) mengatakan, bahwa festival kuliner tersebut pesertanya dari 23 kabupaten /kota se Aceh yang dilaksanakan selama 3 hari. “Alhamdulillah, kita sangat bersyukur dengan penghargaan yang telah diraih, ini merupakan hasil kerjasama dalam mempersiapkan semuanya,” ungkapnya

Menurutnya, Kota Langsa memiliki banyak destinasi wisata yang tidak kalah dengan daerah lain dan layak dijadikan sebagai tujuan berlibur bagi keluarga dan juga personal

Oleh karenanya, sektor pariwisata kuliner merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan, guna memperkenalkan beragam destinasi dan keunggulan yang ada di Kota Langsa.

Lanjutnya, banyak cara untuk mempromosikan pariwisata, salah satunya melalui kuliner, karena Aceh memiliki keberagaman dan kearifan lokal, membuat kuliner menjadi salah satu daya tarik wisatawan.

Selain itu, dirinya akan berupaya meningkatkan promosi hinģa keluar daerah, karena ini merupakan salah satu bentuk untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Adapun juara yang diraih antara lain adalah, juara I lomba masak serba ikan tingkat provinsi katagori kudapan/snack, Juara II lomba cipta menu beragam bergizi seimbang dan aman, Juara III fetival kuliner aceh rumah makan aceh terbaik , Juara harapan I lomba masak serba ikan katagori menu keluarga.

Comments

Popular posts from this blog

Bersiaplah Para Wajib Pajak, Tahun Depan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Akan Memasuki Era Otomatisasi

Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan

QRIS Jadi Andalan Digitalisasi Indonesia, Tapi Mengapa Dipermasalahkan Amerika?