Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan

Image
“Masa depan bergantung pada apa yang kita lakukan hari ini.” — Mahatma Gandhi Dalam bahasa Aceh, pepatah yang sejalan berbunyi, “Han bek lagee ka kheun meutuwah, bek tapeusijeut sabee na udep.” Artinya, jangan hanya mengandalkan kemuliaan masa lalu, tetapi teruslah bekerja keras demi masa depan yang lebih baik. Aceh, provinsi di ujung barat Indonesia dengan kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa, memiliki potensi besar untuk berkembang lebih pesat. Dengan jumlah penduduk sekitar 5,3 juta jiwa dan luas wilayah sekitar 57.956 km², Aceh memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah dan posisi strategis. Sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan menjadi tulang punggung perekonomian, sementara sumber daya alam seperti minyak, gas bumi, dan hasil hutan menjadi aset berharga. Namun, tantangan seperti tingginya biaya hidup, kualitas pendidikan yang perlu ditingkatkan, dan layanan kesehatan yang belum merata masih menghantui. Di sisi lain, New Delhi, ibu kota India, menawarkan contoh...

Pelaku Curanmor Berhati Keji di Kota Langsa Akhirnya Berhasil Diamankan Oleh Pihak Berwajib


Langsa, 13 Juni 2019 - Joni AR (42) dibekuk oleh Kanit Reskrim Polsek Langsa Barat Ipda Syaifudin dan Bripka M. Junita, SH (Bhabinkamtibmas) pada Rabu (12-06-2019) lalu, yang bertempat di Desa Tualang Tengoh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Kamis (13-06-2019). Penipu berhati keji itu dibekuk oleh personel Polsek Langsa Barat dalam kasus penipuan bermodus akan memberikan sumbangan, seperti hal nya Syamsul Bakri (50) warga Dusun Tani Jaya, Gampong Bireum Rayeuk, Kecamatan Bireum Bayeun, Aceh Timur sedang berduka karena istrinya baru saja meninggal. Tapi jangankan berempati, Joni AR ini justru tega mencuri sepeda motor milik Syamsul, dengan cara seolah-olah dia ingin membantu Syamsul dengan menyumbangkan 30 sak beras.



Kapolsek Langsa Barat Iptu Jamaluddin Nasution mengatakan bahwa, peristiwa itu terjadi pada Senin 10 Juni 2019 lalu. Yang mana korban ini baru saja memberangkatkan jenazah istrinya ke Desa Pasir Puteh, Kec. Peureulak Kota, Kab. Aceh Timur. Tiba-tiba pelaku datang ke rumah duka di Gampong Bireum Rayeuk, Aceh Timur, akan menyumbangkan 30 sak beras.



Sementara Kamisna (42), salah satu keluarga korban yang saat itu menunggu rumah, diajak oleh pelaku tersebut untuk mengambil beras di Toko Grosir Batu Muda, Desa Paya Bujok Seuleumak, Kec. Langsa Baro, Kota Langsa, ”jelasnya lagi.



Mereka pun pergi menggunakan sepeda motor milik Syamsul. Sesampainya di sana, pelaku menyuruh pemilik grosir Toko Batu Muda untuk mengeluarkan 30 sak beras yang seolah-olah akan dibelinya. Pelaku pun mengatakan kepada Kasminah ingin mencari becak untuk mengangkut beras itu.



Dia membawa sepeda motor Yamaha Mio Soul GT BL 6368 DAL milik korban. Saat itu lah pelaku membawa kabur sepeda motor korban. Sampai saat ini kita masih melakukan penyelidikan dan mencari tahu identitas pelaku, "katanya.



Ia juga menambahkan, bahwa lebih dari 2 korban di wilayah Kota Langsa dan Aceh Timur yang telah menjadi korban oleh pelaku ini. Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan diPolsek langsa barat, guna penyelidikan lebih lanjut, tandasnya.


Baca Kejadian Sebelumnya :
Awas Curanmor Dengan Modus "Menyumbang" Sedang Merajalela di Kota Langsa, Pelaku Masih Buron
https://chanophi.blogspot.com/2019/06/awas-curanmor-di-langsa-sedang.html

Comments

Popular posts from this blog

Bersiaplah Para Wajib Pajak, Tahun Depan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Akan Memasuki Era Otomatisasi

QRIS Jadi Andalan Digitalisasi Indonesia, Tapi Mengapa Dipermasalahkan Amerika?

Dari New Delhi ke Aceh: Blueprint untuk Kemajuan